Mulailah dengan warna dasar netral seperti krem, gading, atau abu-abu muda untuk dinding dan furnitur besar. Warna-warna ini memberi ruang untuk variasi tekstur tanpa terasa berlebihan.
Tambahkan aksen hangat dalam bentuk bantal, selimut, atau karpet dengan warna terakota, cokelat muda, atau hijau lumut. Aksen ini membantu menciptakan titik fokus yang ramah tanpa merusak keharmonisan warna.
Perhatikan tekstur: kain linen, wol halus, dan kayu alami bekerja sangat baik dengan palet lembut. Permainan tekstur memberi kedalaman visual sehingga ruangan terasa lebih hangat meski warnanya tetap tenang.
Pencahayaan memengaruhi warna secara signifikan. Pilih lampu dengan suhu warna hangat di area santai dan gunakan tirai tipis untuk memfilter cahaya siang agar nada tetap lembut sepanjang hari.
Gunakan tanaman hijau sebagai elemen penyegar. Tanaman dengan daun lembut memberi kontras warna yang natural tanpa menimbulkan kesan mencolok.
Akhirnya, cermati proporsi warna. Dominasi warna netral 60–70%, aksen 20–30%, dan elemen kontras kecil 5–10% akan membantu menjaga keseimbangan visual dan menciptakan suasana ruang tamu yang tenteram.